Hasil Kajian ILF #4 – Pengantar Hukum Ekonomi Islam

Q.S. Al-Qhasas ayat 77 menjelaskan bahwasanya manusia diberi semacam hak untuk mencari uang dan digunakan untuk apa. Kemudian cara perolehan dan penyaluran harta menjadi pertanggungjawaban umat muslim. Berbeda dengan sistem ekonomi kapitalis yang tidak memperhatikan cara memperoleh dan bagaimana menyalurkan. Hal ini lah yang membedakan konsep ekonomi Islam dengan konsep ekonomi kapitalis.

Ekonomi islam terikat dengan nilai agama Islam sebagai batasan koridor yang diatur dalam sumber hukum Islam salah satunya adalah Al-Quran yang juga sebagi kitab suci umat Islam. Sementara ekonomi konvensional memisahkan diri dari agama sejak negara Barat. Dengan keterikatan dengan agama ini menyelamatkan perekonomian seperti yang terjadi pada tahun 1998 dimana Indonesia mengalami krisis ekonomi yang mengakibatkan banyak bank konvensional bangkrut tetapi bank muamalat sebagai bank syariah masih bertahan dengan prinsip ekonomi Islamnya.

Ekonomi syariah tidak hanya untuk orang—orang muslim tetapi juga dapat berlaku untuk semua umat karena pada dasarnya ekonomi syariah didesain untuk semua umat. (Eknomi syariah oleh Sarkaniputra, 2005). Ekonomi Syariah berpotensi untuk membooming karena dalam sistemnya semua penyelenggara ekonom syariah mendapatkan manfaatnya.

Ekonomi konvensional lebih berorientasi kepada laba (profit). Sementara ekonomi Islam membatasi diri dengan syarat-syarat moral dan sosial guna mendapatkan laba tersebut. Syariah tidak melarang adanya laba dalam jual beli dan juga tidak membatasi laba yang harus dihasilkan. Akan tetapi, syariah hanya melarang adanya penipuan, tindak kecurangan, melakukan kebohongan, serta menyembunyikan aib yang terdapat dalam suatu barang. Hal inilah yang menyebabkan konsep akad yang ada di ekonomi Islam sangatlah penting untuk memberikan kejelasan terhadap setiap transaksi-transaksi yang ada.

Pertanyaan forum diskusi:

Fenomena yang terjadi di salah satu kampus adalah teman-teman yang membuat kegiatan akan menjual dagang dengan menjual barang yang cenderung sangat mahal bahwan bisa dua kali lipat, bagaimanakah dengan hal tersebut, apakah hal tersebut dinamanan riba?

Hasil diskusi: Bukan riba karena tidak ada penyembunyian aib dan tidak ada maksud penipuan disana. Kalau kasusnya barang yang diperjualkan itu susah mencarinya di dunia ini. Kemudian si penjual menjual dengan harga sangat mahal barulah termasuk riba.

KONSEP RIBA, MAISYIR, GHARAR

1. Riba

Riba merupakan tambahan, bertambah atau tumbuh.

Al-quran memberikan 4 tahap pelarangan riba:

  1. Menolak jika pinjaman riba seolah-olah menolong mereka yang memerlukan
  2. Digambarkan suatu yang buruk
  3. Riba diharamkan dengan dikaitkan kepada suatu tambahan yang berlipat
  4. Dengan tegas dan jelas mengharamkan apapun jenis tambahan yang diambil dari pinjaman

Pertanyaan forum diskusi:

Apakah berlipat gandanya ada batasnya?

Jawaban hasil diskusi: Akan cocok konteksnya dengan praktik rentenir. Jika masalah danusan maka lebih baik untuk tidak membeli apabila ada keraguan.

Fee dari pinjaman ke bank syariah pake sistem bunga atau bukan?

Jawaban hasil diskusi: Pada bak syariah biasanya akadnya pembiayaan dan sewa kemudian di akhir akad ada akad lagi mau jadi kepunyaannya atau tidak. Kalau akan dimiliki maka akan ada tambahan biaya yang harus dibayarkan, dan akan ada akab baru lagi. Fatwa MUI yang mejelaskan bunga bank adalah riba: nomor 4 tahun 2004 Alasannya fatwa MUI ini: Salah satu alasan. Bunga bank ditetapkan tidak untuk menjerat nasabah karena pemerintah menerapkan jumlah bunga maksimal yang dapat dikenakan kepada nasabah. Yang dimaksud menguntungkan satu pihak hanya sebatas memaknai tambahan biaya.

Kalau fluktuasi nilai tukar rupiah itu riba bukan?

Jawaban hasil diskusi: Bukan riba. Pertukarannya karena mekanisme pasar. Terjadi atas perhitungan devisa, perhitungan banyaknya penukaran uang. Terjadi riba ketika beli dolar yang lagi anjlok dan ternyata penjual memanfaatkan anjloknya nilai dolar ini untuk disimpan kemudian menjual lagi saat naik nilainya, dengan kata lain spekulasi.

2. Maysir
Maisyir adalah memperoleh sesuatu dengan sangat mudah tanpa kerja keras atau mendapat keuntungan tanpa bekerja.
Rasulullah melarang segala bentuk bisnis yang mendatangkan uang yang diperoleh dari untung-untungan, spekulasi dan ramalan atau terkaan dan buka diperoleh.

Pertanyaan forum diskusi:

Apakah efek syariah maysir?

Jawaban hasil diskusi: Kalau di Indonesia tidak ada hitam dan putih apakah efek syariah maysir atau bukan, namun dalam praktiknya memang telah ada pasar modal syariah, dengan ketentuan sesuai dengan prinsip syariah, salah satunya adalah tidak adanya keikutsertaan saham-saham mengenai hal-hal haram. Kemuculan pasar modal syariah diakrenakan pada praktiknya lembaga keuangan syarah memerlukan sarana pengelolaan dana nasabah, dan untuk menghindari pasar modal konvensional yang tanpa prinsip syariah.

3. Gharar

Penipuan dan tidak mengetahui sesuatu yang diakadkan yang didalamnya diperkirakan tidak ada unsur kerelaan.

DSN-MUI

MUI (Majelis Ulama Indonesia) membentuk DSN (Dewan Syariah Nasional) pada tahun 1999. DSN adalah badan nasional yang membuat regulsi atau aturan yang terkait dengan pelaksanaan operasional perbankan syariah. MUI memiliki peran yang sangat penting dalam membuat aturan atau suatu ketetapan untuk menyelesaikan segala permasalahan di masyarakat yang disebut dengan fatwa.

Pertanyaan forum diskusi:

Apakah fatwa MUI mengikat?

Jawaban hasil diskusi: Fatwa DSN-MUI tidak mengikat tetapi biasanya dijadikan acuan pemerintah ketika akan membuat regulasi syariah e.g. koperasi syariah akan dibuat undang-undangnya maka digunakan fatwa DSN-MUI.

Dewan Pengawas Syariah

DPS ini mengacu pada DSN-MUI untuk menyatakan bahwa suatu lembaga sudah syariah atau belum. Suatu lembaga biasanya punya DPS sendiri untuk mengawasi apakah lembaga tersebut sudah sesuai dengan syariah atau belum.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *